Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman Melalui Psikoedukasi Stop Bullying di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Al-Furqon

Authors

  • Alvin Eryandra Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka
  • Empi Wanda Hamidah Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
  • Mutiara Karina Rizqita Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
  • Erina Nur Faridha Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA

DOI:

https://doi.org/10.59329/carmin.v3i2.81

Keywords:

Bullying , siswa baru, Psikoedukasi

Abstract

Bullying atau perundungan merupakan hal serius yang menjadi perhatian, terutama tingginya fenomena perundungan di lingkungan pendidikan. Dengan segala rasa kemanusiaan dan norma moral, perundungan bukanlah hal yang manusiawi. Melihat fenomena seperti ini, menjadi penting untuk meningkatkan rasa saling menyayangi dan menghormati antar kawan di kalangan siswa di sekolah. Menanamkan pemahaman akan bagaimana menghargai orang lain dan memperlakukannya dengan cara yang manusiawi adalah urgensi yang harus dilakukan terhadap peserta didik. Supaya, peserta didik memiliki kemampuan yang baik dan sesuai martabat manusia dalam bergaul khususnya sesama teman sebayanya. Berdasarkan fenomena yang terjadi, kami mengadakan kegiatan Psikoedukasi Stop Bullying untuk Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman. Mitra program pengabdian masyarakat ini adalah Madrasah Aliyah Muhammadiyah Al-Furqon. Kegiatan dilakukan dengan cara pelatihan melalui presentasi dan diskusi. Dengan penuh rasa optimis, kami harap kegiatan ini dapat melahirkan generasi cerdas yang saling menghormati sesama dan memiliki iklim psikososial dalam lingkungan belajar yang suportif.

References

Ardi, R. (2016). Anonimitas dan Pemenuhan Kebutuhan Psikososial melalui Pengungkapan Diri di Media Sosial. In H. P. Indonesia, Psikologi dan Teknologi Informasi (pp. 379-400). Jakarta: Himpunan Psikologi Indonesia

Bu’ulolo, S., Zagoto, F. L., Laia, B., Bimbingan, G., Konseling, D., & Selatan, N. (2022). Peran guru bimbingan dan konseling dalam mencegah bullying. Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 2(1), 4–12. https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/Counseling

Edling, S., & Francia, G. (2017). Children's rights and violence: A case analysis at a Swedish boarding school. Sage Journal, 24, 51-67. Doi: https://doi.org/10.1177/0907568216634 063

Haris, A., & Herlina. (2023). PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI PERILAKU BULLYING DI SMPN 2 TAKALAR. EDUCANDUM, 9 No 1.

Kartika, K., Darmayanti, H., & Kurniawati, F. (2019). Fenomena Bullying di Sekolah: Apa dan Bagaimana? Pedagogia, 17(1), 55. https://doi.org/10.17509/pdgia.v17i1.13980

Mahidin, & Mutiah, S. A. M. (2019). PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII-1 SMP NEGERI 5 SERUWAY ACEH TAMIANG TAHUN AJARAN 2018/2019.

Maslahah, W., & Lestari, R. H. S. (2022). Program Penguatan Psikologis Santri dalam Kehidupan Sosial di Pesantren Melalui Sosialisasi Santri Milenial Anti Bullying. E-Amal Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 20(1), 105–123.

Nadia, Y., Nurhayati, S. R., & Wibowo, Y. S. (2021). Do bullying effect on student achievement in Indonesia? Analysis based on PISA 2018. The 4th ICSSED, International Conference of Social Science and Education, 229–234. https://doi.org/10.2478/9788366675186-028

Nugroho, S., Handoyo, S., & Hendriani, W. (2020). Identifikasi Faktor Penyebab Perilaku Bullying di Pesantren: Sebuah Studi Kasus. Al-Hikmah: Jurnal Agama Dan Ilmu Pengetahuan, 17(2), 1–14. https://doi.org/10.25299/al-hikmah:jaip.2020.vol17(2).5212

Olweus, D. (1999). Sweden. The nature of school bullying: A cross-national perspective. London & New York: Routledge.

Retnowuni, A., & Yani, A. L. (2022). Ekplorasi Pelaku Bullying di Pesantren. Borobudur Nursing Review, 2(2), 118–126. https://doi.org/10.31603/bnur.7356

Rowland, I. D (1998). The Culture of The High Renaissance: ancients and moderns in sixteenth-century Rome (p. 101). Cambridge: Cambridge University Press.

Suhariadi, F. (2019). Kontrak psikologis terhadap commitment to change: Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 17 No. 2, Oktober 2020

Visty, S. A. (2021). Dampak Bullying Terhadap Perilaku Remaja Masa Kini. Jurnal Intervensi Sosial Dan Pembangunan (JISP), 2(1), 50–58. https://doi.org/10.30596/jisp.v2i1.3976

Wahyudi, U., & Burnamajaya, B. (2020). Konsep Diri dan Ketidakberdayaan Berhubungan dengan Risiko Bunuh Diri pada Remaja yang Mengalami Bullying. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(1), 1. https://doi.org/10.26714/jkj.8.1.2020.1-8

Yuliani, N. (2013). Fenomena bullying di sekolah. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(1), 1689–1699. http://ir.obihiro.ac.jp/dspace/handle/10322/3933%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.jag.2018.07.004%0Ahttp://dx.doi.org/10.1038/s41598-018-25369-w%0Ahttps://www.bertelsmann-stiftung.de/fileadmin/files/BSt/Publikationen/GrauePublikationen/MT_Globalization_Report_

Ziamek, M (1986). Pesantren Dalam Perubahan Sosial. Jakarta: P3M.

Downloads

Published

31-12-2023

How to Cite

Eryandra, A., Hamidah, E. W., Rizqita, M. K., & Faridha, E. N. (2023). Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman Melalui Psikoedukasi Stop Bullying di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Al-Furqon. Carmin: Journal of Community Service, 3(2), 59–68. https://doi.org/10.59329/carmin.v3i2.81

Issue

Section

Articles