Pelatihan Sambung Pucuk Tanaman Manggis di Kecamatan Langgam
DOI:
https://doi.org/10.59329/carmin.v3i1.59Keywords:
langgam, manggis, sambung pucukAbstract
Mangosteen is a tropical fruit that grows in Langgam District, Pelalawan District, Riau Province. However, mangosteen is still difficult to consume because it is slow to bear fruit. One of the steps to speed up fruiting mangosteen plants is propagation by grafting. This community service activity aims to train the community in developing new ways to make mangosteen plants bear fruit quickly. The method used in this community service activity includes the provision of material/theory, demonstrations and direct practice for grafting mangosteen plants. The training participants in the community service program activities exceeded the target with the planned number of 10 participants being attended by 15 participants and 5 students. The participants stated that this activity was very useful and a new experience. This community service activity went well and was even specifically asked to provide training to farmer groups in the Segati area for further service
References
Jawal, M., Syah, A., Poerwanto, R., Sutrisno, N., Purnama,T., dan Fatria.D. (2011). Penggunaan Jenis Entris, Posisi Sambungan, dan Posisi Penyisipan Entris pada Batang Bawah terhadap Keberhasilan Penyambungan dan Pemacuan Pertumbuhan Bibit Manggis. J. Hort. 20(4), 252-359.
Lasimin, Sumarsono, Sjaefuddin, A., Dimyati, D., Abdurrahman, dan Sudianti. 2002. Teknik Sambung Pucuk Dengan Entres Tidak Bercabang dan Bercabang Pada Pembibitan Tanaman Manggis. Buletin Teknik Pertanian.7 (1), 23-42.
Mansyah, E. (2020). Diseminasi Teknologi Budidaya Manggis. Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian. Kementerian Pertanian.[diakses 18 Januari 2023].
Mustaha, M.A., Poerwanto, R., Susila,A.D., dan Pitono, J. (2012). Respon Pertumbuhan Bibit Manggis pada Berbagai Interval Penyiraman dan Porositas Media. J. Hort. 22(1), 37-46.
Nasaruddin. (2019). Budidaya Tanaman Manggis.Balai Penyuluhan Pertanian Mallawa. [diakses 18 Januari 2023].
Pambudi, T. (2019). Keberhasilan Sambung Pucuk Manggis (Garcinia mangostana L.) Menggunakan Tinggi Batang Bawah dan Jumlah Cabang Entres yang Berbeda. [Skripsi]. Pekanbaru : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Permana, A. W., Widayanti, S.M., Prabawati, S., Setyabudi, D.A. (2012). Sifat Antioksidan Bubuk Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Instan dan Aplikasinya untuk Minuman Fungsional Berkarbonasi. J. Pascapanen, 9(2), 88-95.
Poerwanto, R. (2002). Nurse stock plant- A new technique to enhance mangosteen (Garcinia mangostana) growth. International Symposium on Tropical and Subtropical Fruits. Acta Horticulture, 572(2).
Purnomosidhi, P.; Suparman, James M Roshetko dan Mulawarman. (2002). Perbanyakan dan Budidaya Tanaman Buah-buahan Dengan Penekanan Pada Durian, Mangga, Jeruk, Melinjo dan Sawo. International Center For Research In Agroferestry dan Winrock International.
Rusdi. (2010). Teknologi Sambung Pucuk Pada Tanaman Manggis. http:/ultra.litbang.deptan.go.id.pdf.
Tirtawinata, M. R. (2003). Kajian Anatomi dan Fisiologi Sambungan Bibit Manggis dengan Beberapa Anggota Kerabat Clusiaceae. Disertasi. Program Pascasarjana Insitut Pertanian Bogor.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Yudia Azmi, Resy Nirawati, Zurrahmi Wirda, Luhgiatno Luhgiatno, Rauza Sukma Rita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

